Monitoring dan Evaluasi Regional Program Matching Fund Kedaireka 2023, dilaksanakan untuk memantau dan mengevaluasi realisasi hasil penelitian para pengusul lolos, yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Kegiatan ini dimandatkan kepada Universitas Diponegoro untuk menjadi tuan rumah.


Monitoring dan Evaluasi Regional Program Matching Fund Kedaireka 2023 dimulai pada, Senin 2 Oktober 2023. Acara dimulai oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Prof. Tjitjik Sri Tjahjandarie, Ph.D, secara daring. Sambutan berikutnya dari Wakil Rektor IV, Prof. Dr. Ir. Ambariyanto, M.Sc. diiringi candaan, beliau turut menyampaikan bahwa kegiatan ini terasa seperti acara reuni dengan sesama rekannya, dari yang menjadi reviewer, atau bahkan menjadi pengusul. Sambutan juga dilanjutkan oleh perwakilan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Nooryan Bahari. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pimpinan, mulai dari Dekan Fakultas Teknik, Prof.Ir. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc., PhD., Direktur Inovasi dan Kerjasama Industri, drh. Dian Wahyu Harjanti, Ph.D., dan juga Kepala Biro Inovasi dan Kerjasama, Dwi Cahyo Agus Setiawan, SKM., M.Si.

Bertempat di Engineering Hall, Lantai 5 dari Gedung Kuliah Utama Fakultas Teknik (GKU FT) Undip, Monev diikuti oleh 14 reviewer, 7 evaluator keuangan, dan 32 tim pengusul yang tersebar dari beberapa perguruan tinggi di Jawa Tengah, yaitu. Institut Seni Indonesia Surakarta, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Diponegoro, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Sebelas Maret, Universitas Semarang, Universitas Stikubank, dan Universitas Wahid Hasyim.
Dipandu oleh MC, Farida Nurhadini Nuzulia, S.E., semua ketua tim pengusul, reviewer, pimpinan, panitia disapa dan diperkenalkan secara singkat. Mekanisme Monev disampaikan oleh bapak Robertus Fabian (DIKTI), bahwa kegiatan yang dilaksanakan dalam 2 hari ini, terbagi menjadi 2 sesi pada hari pertama, dan 3 sesi pada hari kedua. Sesi pertama dilakukan pada pukul 09.00 – 12.00, dilanjutkan dengan sesi kedua yang dimulai pada pukul 13.00 – 16.00. Berbeda dengan hari pertama, pada hari kedua, sesi pertama dilakukan lebih cepat, tepatnya pada pukul 09.00 – 11.30, dan dilanjutkan sesi kedua pada pukul 11.30 – 15.00, dengan istirahat selama satu jam mulai pukul 12.00. Sesi terakhir, dilaksanakan pada pukul 15.00 – 17.30 WIB.

Universitas Diponegoro berhasil meloloskan 6 Tim Pengusul yang mengikuti monev, yaitu Dr. Diana Chilmawati, S.Pi., M.Si., yang membawakan judul “Penerapan Teknologi Pencucian Sel Spirulina Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Dan Kuantitas Produksi Dan Hilirisasi Produk Pakan Ikan Bahan Baku Pangan”. Kemudian Dr. Ir. Jawoto Sih Setyono, MDP., yang membawa judul “Road Map Pengembangan Ekonomi Lokal Kabupaten Brebes Berbasis Keterkaitan Desa-Kota”. Selanjutnya Prof. Dr. Aristi Dian Purnama Fitri, S.Pi., M.Si., yang membawa judul “Inovasi Teknologi Fish-Caller Sebagai Alat Bantu Penangkapan Ikan Pada Nelayan Artisanal Untuk Peningkatan Produksi Ikan”. Keempat, yaitu Dr. Fuad Muhammad, S.Si., M.Si., yang membawa judul “Kerjasama Penguatan Program Kampung Iklim Menuju Strata Lestari Melalui Implementasi Eko-Inovasi”. Lalu yang kelima, yaitu Dr. Ir. Fronthea Swastawati, M.Sc., yang membawa judul “Pembangkit Listrik Uninterruptable Mobile Iot Dan Portable Bertenaga Surya Dengan Konversi Daya Maksimal Pada Aplikasi Tambak Modern Udang Vaname”. Dan terakhir, Dr. Rifky Ismail, M.T., yang membawakan judul “Hilirisasi Dan Komersialisasi Alat Kesehatan Personal Balance Feedback Untuk Pasien Pasca Stroke”.
Acara berlangsung secara kondusif, dan mendapat apresiasi positif, baik dari para reviewer, peserta monev, maupun panitia dari Kemenristek DIKTI. (Tim HHR-Inovasi)
Komentar Terbaru